Tuntut Kembalikan Hak, Warga Tutup Akses Jalan PT. AWB

oleh -663 views

Dharmasraya, Sumbartoday.com
Masyarakat Nagari Koto Padang tutup akses jalan menuju produksi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Andalas Wahana Berjaya (AWB), Rabu (30/1).

Penutupan jalan tersebut dilakukan masyarakat Nagari Koto Padang dengan melakukan aksi damai di depan gerbang masuk ke PKS PT. Andalas Wahana Berjaya dan menuntut pengembalian hak hak masyarakat Nagari Koto Padang.

“Kami tidak mau neko neko atau banyak bicara, kalau masalah tuntutan sudah sering dilakukan baik lisan juga tulisan dan tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan, begitu juga demo yang juga sering kami lakukan untuk menyampaikan aspirasi kami sebagai masyarakat Nagari Koto Padang yang ingin hak kami dikembalikan,” ujar Khairul Tokoh Pemuda setempat

Ia menambahkan, untuk sementara kami akan blokade jalan ini sampai adanya keputusan dari pihak perusahaan, kami tidak mau diselesaikan dengan beberapa orang saja, kami mau pihak perusahaan menyampaikan dan memberikan solusi akan tuntutan kami ini secara transparan didepan kami masyarakat Nagari Koto Padang, blokade jalan ini tidak akan kami buka sebelum pihak perusahaan memberikan kejelasan secara transparan terhadap kami masyarakat Nagari Koto Padang ini,” tegasnya.

Kabag Ops Kompol Rifai menegaskan kepada masyarakat untuk tidak melakukan anarkis dalam aksi damai yang digelar ini,”saya bukan mewakili dari pihak perusahaan melainkan menjalankan tugas sebagai seorang Polri mengayomi masyarakat, saya juga berharap masyarakat Nagari Koto Padang jangan sampai bentrok dengan pihak kepolisian yang mengakibatkan pelanggaran sampai
keranah hukum,” Sampai Rifai.

Jamal tokoh masyarakat setempat juga mengatakan, aksi ini kami lakukan dengan melibatkan ± 200 orang dari kalangan pemuda, ini sudah termasuk yang ke empat kalinya kami melakukan aksi damai untuk menyampaikan aspirasi kami kepada pihak perusahaan, kalau juga tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan kami akan ulang sekali lagi dengan masa yang lebih banyak dari ini,”ucap Jamal kepada Sumbartoday.com

“Kami tidak pernah menikmati dana CSR dari pihak perusahaan PT. AWB mulai dari awal beroperasinya hingga saat ini Ada apa! tegas Jamal.

“sampai saat ini tidak ada kejelasan, kalau memang ada bantuan berupa dana CSR perusahaan PT. AWB, tolong buktikan kepada kami warga Nagari Koto Padang, kepada siapa diberikan, dalam bentuk apa dan bagaimana, kami perlu kejelasan dan transparan dari pihak perusahaan PT. AWB. Jangankan uang bulanan atau CSR, 1 biji kelereng saja tidak pernah diberikan perusahaan untuk kami masyarakat Nagari Koto Padang,” tutup Jamal dengan tegas.

Senada dengan Abdullah, saya merasa kecewa dengan tidak adanya pihak perusahaan saat kami melakukan aksi damai ini, kami sudah melayangkan surat kepada Pemerintah Daerah, DPRD, kepolisian,” ujar abdullah.

“saya sangat kecewa dengan tidak adanya keterlibatan pemkab Dharmasraya dalam hal ini, dan saya bangga dengan pihak kepolisian yang merespon dan mendampingi kami dalam melaksanakan aksi damai ini hingga selesai, dan blokade jalan ini tidak akan dibuka sampai pihak perusahaan datang dan memberikan kepastian kapada kami dengan cara transparan,” tegas abdullah.

Aksi damai ini berakhir dengan memblokade jalan menuju PKS dan polres Dharmasraya turunkan ± 100 orang anggota polisi Polres Dharmasraya.

Jhonson Humas PT. Andalas Wahana Berjaya (AWB ) Saat di komfirmasi oleh awak media Sumbartoday.com ViaTelpon dan WhatsApp hingga berita ini diturunkan tidak ada jawaban dan tidak ada ditempat diduga Jhonson melarikan diri alias kabur.

-Bambang Suprapto-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *