Terkait Prasarana, Menpar Minta Panitia Evaluasi Event TDS

oleh

Pariaman, Sumbartoday.com
Insiden yang terjadi di etape satu saat pebalap memulai perlombaan dari Kota Bukittinggi menuju Kabupaten Sijunjung yang mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang diduga kurang baik tentunya harus menjadi perhatian dan evaluasi yang serius bagi panita Tour de Singkarak ini.

Demikian yang disampaikan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya, saat menutup secara resmi penyelenggaraan Tour de Singkarak 2018 di Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (11/11)

Arief Yahya juga menegaskan bahwa event Tour de Singkarak, saat ini masih menjadi kalender nasional yang penyelenggaraannya harus terus ditingkatkan.

Secara umum dalam 10 tahun penyelenggaraan TdS ini, sudah mendapatkan peringkat lima dunia dari segi jumlah penonton. Ini artinya sekitar 700 ribu orang antusias menyaksikan event ini, tentunya hal tersebut menjadi suatu prestasi yang pantas diapresiasi. Maka dari itu pemerintah daerah harus terus melakukan evaluasi dan penilaian untuk meningkatkan promosi pariwisata daerah,” terangnya.

Dalam Tour de Singkarak 2018 ini, Jesse Ewart dari Sapura Cycling Team Malaysia tampil sebagai juara baru dengan menjadi pebalap terbaik Setelah menyelesaikan etape terakhir dengan cacatan waktu mencapai 43 jam 41 menit 14 detik.

Jersey kuning yang direbutnya sejak Etape ke-3 mutlak menjadi miliknya hingga balapan sepeda terbaik di Indonesia ini berakhir. “Hari ini balapan yang berat. Saya senang bisa konsisten hingga akhir,” ujarnya usai balapan di Pariaman, Minggu 11 November 2018.

Di bawah Jesse, ada Nikodemus Holler yang catatan waktunya hanya tertinggal 10 detik. Holler tampil sebagai pebalap tercepat di etape terakhir ini. Sedangkan di peringkat tiga ada Ariya Phousavath dari Thailand Continental Cycling Team. Tiga nama ini memang telah bersaing ketat sejak Etape ke-2.

Sementara untuk gelar tim terbaik diraih Thailand Continental Cycling Team dengan total waktu 131 jam 09 menit 14 detik. Disusul oleh Bike Aid dengan selisih 34 detik. Sedangkan, KFC Cycling Team yang merupakan tim Indonesia menjadi terbaik ketiga dengan selisih waktu 4 menit 42 detik.

– Budi Adrian –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *