Sekolah Vokasi UGM, Gelar Kongres Memanen Air Hujan

oleh

Yogyakarta, Sumbartoday.com
Kongres tentang memanen air hujan yang dihadiri sekitar 300 penggiat dan penggerak dari akademisi, mahasiswa, komunitas, pemerintah yang diselenggarakan di Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada (UGM) dengan tema “air hujan adalah potensi air bersih masa depan”.

Dalam kongres ini, para penggiat dan penggerak sepakat mendeklarasikan gerakan memanen air hujan dan berkomitmen untuk melakukan upaya dengan sekuat tenaga untuk mengelola air hujan dengan meanfaatkan semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan air baku, mengurangi banjir, mengurangi kekeringan dan meningkatkan kualitas lingkungan serta kualitas hidup masyarakat Indonesia dan akan mengembangkan kerjasama dengan semua pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan air hujan untuk bekerja bersama sama mensukseskan gerakan memanen air hujan Indonesia sebagai bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan ketersediaan sumber daya air saat ini dan masa yang akan datang.

Dalam sambutan Ketua Panitia, Dr-Ing. Ir. Agus Maryono, saya sangat bahagia sekali melihat antusias penggiat dan penggerak dalam acara kongres memanen air hujan Indonesia tingkat nasional. Ada yang dari Padang, Ternate dan daerah lainnya. Acara dilaksanakan tanggal 27-28 November 2018. Memanen air hujan mempunyai berbagai ragam manfaat diantaranya, mempunyai kualitas yang bagus, mengurangi resiko banjir serta potensi masa depan.

Acara dibuka oleh Rektor UGM yang diwakili Dekan Sekolah Vokasi UGM, Bpk. Wikan Sakarinto, ST., M.Sc., Ph.D. Menurutnya acara ini bertujuan untuk lebih memanfaatkan air hujan agar tidak sia-sia. Dan ini kongres yang pertama kali diadakan di Sekolah Vokasi UGM. Pembicara acara ini diantaranya Kepala BMKG, BNPB, Akademisi UGM, Dirjen SDA, BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Komunitas Banyu Bening, Camat Ternate (Inisiator Gemma camtara), Kementrian PUPR, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dll.

Peserta dari Padang yang diwakili Ery Iswandi (Ketua Komunitas Sungai dan Pantai Kota Padang Sibinuang) dan M. Zukra (Ketua KPS Pelangi Kecamatan Lb. Begalung). Menurut Pak Ery panggilaan sehari2 mengusulkan tema ini bukan hanya memanen air hujan tapi memanen dan menanam air hujan. Saat ditemui Ketua KPS Pelangi M. Zukra, menyatakan acara ini sangat bermanfaat sekali, sambil bertukar ilmu dan pengalaman dari berbagai daerah. Dan Insyaallah ilmu yang didapat akan disosialisasikan di Padang. Yang rencana akan mengadakan acara pengerukan sungai, aksi sungai bersih dan sosiasilasi memanen air hujan di sungai jirak kel. Pagambiran Ampalu pada tanggal 16 Desember 2018 dan kami menyediakan doorprize juga untuk yang hadir. Untuk itu marilah hadir bersama sama sambil mengetahui apa itu memanen air hujan tutupnya.

– M. Zukra –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *