PLN Wilayah Padang, Diduga Kuat Legalkan Pencurian Listrik di LPC

Category: Daerah, News 83 0
Kawasan Lapau Panjang Cimpago Padang, yang diduga kuat melakukan pencurin listrik atas izin oknum karyawan PLN wilayah Padang

PADANG, SUMBARTODAY – Seiring berkembangnya objek wisata Pantai Padang, terutama kawasan Pantai Cimpago tidak dipungkiri lagi, menimbulkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang. Semua kawasan ini ditata rapi oleh pihak Pemko, termasuk para pedagang yang berjualan di objek wisata ini, bahkan pihak Pemko melalui Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan telah menyediakan fasilitas berdagang dengan dibangunnya Lapau Panjang Cimpago (LPC).

Namun niat baik dari Pemerintah Kota Padang ini banyak disalah artikan oleh para pedagang, bahkan fasilitas LPC yang sudah diberikan sudah banyak yang disewakan, lebih beraninya ada yang memperjualbelikan fasilitas LPC ini kepada pihak lain, tanpa sepengetahuan Pemko Padang.

“Disini hal tersebut sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, banyak Lapau-lapau ini disewakan bahkan diperjualbelikan, Kami sangat menyayangkan pihak Pemko memberikan LPC ini kepada orang yang hanya mencari keuntungan pribadi semata, sedangkan orang yang benar-benar ingin berdagang, jadi terabaikan,” jelas Amir (nama samaran-red) warga setempat, kepada media ini.

Lebih lanjut jelaskannya, kepemilikan yang bukan sebenarnya, sudah tidak aneh lagi di kawasan LPC ini, bahkan ajudan Walikotapun memiliki 4 Petak LPC ini.

“Semua sudah tahu bahwa ajudan pak walikota juga memiliki 4 petak LPC ini, semuanya diperuntukan bagi keluarganya saja. Mungkin karena ajudan pak wali, pihak Dinas Pariwisata tidak berani bertindak  tegas. Tempat inipun sepertinya sudah berlaku hukum rimba, mana berani itu yang berkuasa. Jaringan listrikpun banyak yang dicuri, tapi tidak ada masalah sedikitpun karena oknum petugas PLN pun ikut bermain dikawasan ini,” jelas Amir, sedikit geram.

Sementara itu Medi Iswandi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, pihaknya belum mengetahui, sejauh mana kebenaran dari semua itu. Menurut Medi, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan ulang atas kepemilikan LPC tersebut. “Kami belum tahu persis jika ada ajudan pak wali memilik 4 petak LPC ini, saat ini kami sedang melakukan pendataan, bagi petak lapau yang berdagang bukan pemilik sesungguhnya, seperti data yang ada, maka lapau tersebut kami segel, dan hal itu sudah kami lakukan. Begitupun jika terdapat lapau-lapau yang diperjualbelikan, maka yang bersangkutan akan kami proses melalui jalur hukum, karena sudah memperjualkan aset pemerintah,” jelas Medi Iswandi

“Sedangkan maraknya pencurian listrik dikawasan LPC ini, selentingan sudah kami dapatkan informasinya, untuk itu kamipun sudah melayangkan surat kepada pihak PLN Cabang Belanti pada bulan Maret 2017 lalu, tapi Alhamdulillah, sampai detik ini belum ada tanggapan dari pihak PLN, dalam waktu dekat ini, kami akan ulangi lagi, menyurati pihak PLN, mudah-mudahan mendapat respon secepatnya.,” ucap Medi melalui selulernya.

Lain halnya yang disampaikan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, pihak PLN melalui humasnya hanya memberikan apresiasi atas informasi yang disampaikan kepada pihaknya tanpa ada komentar lain terkait adanya dugaan oknum karyawan PLN yang terlibat dalam Pencurian Listrik di Lapau Panjang Cimpago tersebut. “Assalamualaikum,  sehubungan dengan informasi yang bapak berikan tadi siang, tentang penyambungan listrik liar  di daerah tepi pantai terimakasih atas informasinya kami mengapresiasi  sekali  informasi bpk akan km tindaklanjuti. Wassalam. Pln,” demikian pesan singkat seluler bagian humas tersebut kepada sumbartoday.com (Wahyu)

Related Articles

Add Comment