Pemberian Bantuan Program Keluarga Harapan

Category: Daerah, News 9 0

SUMBARTODAY.COM, PARIAMAN – Penanganan masalah kemiskinan dilakukan melalui berbagai program dan kegiatan. Salah satu program oleh pemerintah pusat adalah Program Keluarga Harapan (PKH) berupa pemberian bantuan kepada keluarga miskin yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat.

Pendamping program PKH Harif Firman Hakim mengatakan PKH juga merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Pariaman terhadap perbaikan kesejahteraan sosial masyarakat.

PKH, kata dia, ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Mereka yang dinilai paling berhak menerima PKH adalah keluarga miskin yang memenuhi minimal satu dari kriteria.

“Ada tiga komponen yang digunakan sebagai kriteria bagi keluarga penerima manfaat. Masing-masing adalah komponen kesehatan, komponen pendidikan dan komponen kesejahteraan sosial,” ujarnya di Pariaman, Senin (14/5).

Ia menjelaskan warga yang mendapatkan manfaat dari program tidak hanya mendapat bantuan tunai, tetapi ada edukasi yang diberikan melalui kegiatan Family Development Session (FDS) atau lebih dikenal dengan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

“P2K2 menjadi suatu rangsangan bagi para peserta PKH dalam perubahan perilaku terhadap kebiasaan sehari-hari, meningkatkan pengetahuan, pemahaman mengenai pendidikan, kesehatan dan pengelolaan keuangan keluarga,” ujarnya

P2K2, kata dia, diadakan minimal sekali dalam sebulan untuk meningkatkan kemampuan peserta agar lebih memahami potensi diri yang dimiliki yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Di samping itu peserta PKH diharapkan dapat memprioritaskan kebutuhan yang paling pokok seperti keperluan kesehatan, gizi dan keperluan lainnya sehingga tujuan PKH yang sesungguhnya dapat segera tercapai,” pungkasnya.

Gusfebriati, warga Desa Cubadak Air, Pariaman Utara, salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program PKH. Ia bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Bantuan itu, kata dia, berguna bagi kebutuhan keluarganya.

“Apalagi anak-anak masih ada yang sekolah,” ucapnya.

Ibu tiga orang anak itu mengatakan, bantuan tersebut sangat dia harapkan mengingat penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya merasa tertolong dengan biaya pendidikan anak seperti membeli seragam sekolah dan buku,” sebutnya. (DN).

Related Articles

Add Comment