Pelatih dan Official Porprov Bukittinggi, Siap Polisikan Walikota

oleh -931 views

Bukittinggi, Sumbartoday.com
Merasa tidak mendapatkan kepastian  keadilan akan hak-hanya, puluhan pelatih dan official tim Porprov XV Kota Bukittinggi, kembali melakukan aksi protes. Kali ini aksi diarahkan ke gedung DPRD Kota Bukittinggi, guna mendesak para wakil rakyat tersebut untuk turut menyelesaikan kisruh bonus yang menjadi hak mereka, Rabu (2/1)

Berawal dari titik kumpul kantor KONI Kota Bukittingi, puluhan aksi yang menamakan dirinya kelompok Pelatih dan Official Cabang Olahraga Porprov XV se Kota Bukittinggi ini, bergerak sekitar pukul 10.00 WIB, konvoi dengan sepeda motor menuju kantor DPRD guna melancarkan aksinya dalam menuntut walikota agar menyerahkan bonus-bonus yang menjadi hak mereka.

“Kita melihat ini adanya diskriminatif terhadap kami para pelatih dan official cabang olahraga yang mengikuti Porprov XV di Kabupaten Padang Pariaman lalu.  Pemko Bukittinggi dalam hal ini walikota dengan sepihak memutuskan tidak akan memberikan bonus kepada kami para pelatih dan official yang atlitnya tidak memiliki KTP Kota Bukittinggi,” jelas John Hendri, selaku perwakilan aksi.

Ia juga menegaskan bahwa dalam aturan Porprov XV lalu, tidak ada satupun aturan yang menjelaskan bahwa atlit yang bertanding harus memiliki KTP daerah yang diwakili.

“Untuk itulah kami meminta kepada Ketua DPRD sebagai wakil kami, untuk dapat menyelesaikan masalah kami ini dan menuntut agar walikota Bukittinggi, dapat membayarkan semua bonus pelatih dan official,” tutunya.

John Hendri juga menjelaskan bahwa jika pada 8 Januari 2019 nanti tidak ada tanggapan dan solusi dari Pemko Bukittinggi terkait kasus ini, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Disini kita memberikan batas waktu hingga 8 Januari 2019, namun jika waktu tersebut tidak juga mendapat kepastian, maka kami akan laporkan walikota Bukittinggi dengan tuduhan pembohongan terhadap para pelatih dan official cabang olahraga serta publik,” tutupnya.

Dalam aksi demo tersebut, tidak satupuan anggota DPRD Bukittinggi yang tampak hadir. Hanyha saja para pengunjuk rasa tersebut diterima oleh Hermansyah, selaku sekretaris Dewan.

“Tentunya apa yang menjadi tuntutan teman-teman pelatih dan official ini akan kita sampaikan kepada ketua DPRD, agar nantinya dapat dibahas pada rapat dalam rapat anggota dewan. Mudah-mudahan bulan depan kita sudah mendapatkan jawaban dan jalan keluarnya dari permasalahan ini,” terang Hermansyah kepada sumbartoday.com

Usai membacakan tuntutan dan menyerahkannya kepada sekretaris dewan, para pelaku aksi demo membubarkan diri, guna menunggu keputusan pada Senin depan.

– Frans Fradinen –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *