Nikah Siri Berujung Maut, Suami Tusuk Istri Hingga Tewas

oleh -8.393 views

Tanah Datar, Sumbartoday.com
Ingin meresmikan pernikahaannya dengan suami siri, wanita (40) tewas di tikam pisau. Korban yang di ketahui bernama Suryawati ini merupakan warga Sumpu Dalam, Jorong Balai Labuah Bawah, Nagari Lim Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Jum’at (1/3).

Kejadian ini berawal dari keinginan korban untuk di nikahi secara resmi oleh suami nya Muhamad Jaini (40) warga Jorong. Balai Labuah Ateh Limo Kaum, menggingat selama ini korban dan suami nya hanya menikah siri, dengan catatan apabila suami siri korban ini menolak, maka korban akan meninggalkan suami nya tersebut. Merasa tidak terima akan di tinggalkan istri siri nya, Jaini panggilan pelaku mengancam akan membakar dan membunuh Suryawati jika sampai meninggalkannya.

Rupa nya ancaman ini tidak main-main, Kamis (28/2) pada pukul 23.15 WIB pelaku membakar dinding rumah korban yang terbuat dari kayu dan masuk ke dalam rumah lalu menarik paksa korban keluar, serta langsung menikam korban yang sudah terjatuh dengan sebilah pisau tepat di perutnya.

Kejadian ini di lihat langsung oleh 2 orang saksi yang kebetulan mereka tinggal berdekatan, ada nya 2 saksi tersebut berinisial BB (27), suku Jawa, Jorong Balai Labuah Bawah Nagari Lima Kaum Kecamatan Lima Kaum dan DH (42), suku Minang, Wiraswasta, Jorong Balai Labuah Bawah Nagari Lima Kaum Kecamatan Lima Kaum, terang Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas.

“Saksi atas nama DH melihat ada nya nyala api di dinding rumah korban dan melihat pelaku dan korban sudah tergeletak berlumur darah, sementara itu saksi juga melihat pelaku mengiris tangan sebelah kiri,” sambung AKBP Bayuaji Yudha Prajas kepada sumbartoday.com

Melihat kejadian itu, saksi DH dan BB segera memanggil warga lain untuk menolong korban yang sudah tergeletak. Panik melihat warga yang ramai berdatangan, pelaku melarikan diri ke belakang rumah korban. Sementara itu warga segera membawa korban ke RSUD Hanafiah Batusangkar. Setelah mendapatkan penanganan, pihak Rumah Sakit menyatakan korban meninggal dunia.

“Pihak Kepolisian dan warga setempat, yang melakukan pencarian atas pelaku yang melarikan diri menemukan pelaku di tengah sawah Sumpu dengan jarak 200 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan telah pingsan memegang pisau dan tangan sebelah kiri terlapor mengalami luka sayat. Untuk mendapatkan perawatan, pelaku di bawa oleh pihak Kepolisian langsung ke RSUD Hanafiah Batusangkar. Agar nanti kasus dapat di proses lebih lanjut,” pungkas AKBP Bayuaji Yudha Prajas.

-Fitri Rahayu Loetan-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *