Miliki Bekingan, MP Karaoke ‘Bagak’ Jual Minuman Beralkohol

oleh -2.552 views

Padang, Sumbartoday.com
Jajaran Polisi Militer dari tiga angkatan POMAL, POMAD dan POMAU, didampingi Propam Polresta Padang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perdagangan, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata serta Dinas Perlindungan anak Kota Padang, menggelar Operasi Gaktib dan Yustisi diberbagai tempat hiburan malam, Sabtu (9/2)

Bergerak sekitar pukul 23.00 WIB, tim gabungan yang dipimpin satuan POMAL ini melakukan razia pada café-café dan karaoke yang diduga tidak  mengantongi izin serta melakukan perdagangan minuman-minuman keras atau beralkohol tinggi.

Dari beberapa tempat hiburan malam, petugas gabungan berhasil mengamankan 10 wanita dan 10 laki-laki yang terjaring tidak memiliki identitas.

“5 orang wanita kita amankan di Axana Hotel dan satu orang di Ampidos Karaoke. Sementara 4 orang lainya di Fujasera kawasan Gor H. Agus Salim Padang, sementara 3 orang pria diamankan di MP Karaoke Family serta sisanya 4 orang lagi di All Staf Karaoke,” jelas Komandan POMAL, Letkol (Laut) Dodi saat ditemui sumbartoday.com disela-sela operasi, Sabtu (9/2)

Dijelaskan Dodi, bahwa selain mengamankan 10 orang yang tidak memilki identitas, tim gabungan juga mengamankan minuman berakohol yang diduga tidak memiliki izin penjualan.

“Ditempat hiburan malam MP Karaoke, kita juga mengamakan minuman keras atau minuman yang memiliki kadar alkohol tinggi. Kami juga dapati bahwa MP Karaoke hanya memiliki izin karaoke dan tidak mengantongi izin PUB. Sementara hal serupa juga kami dapatkan ditempat Café Damarus.

Dodi juga menegaskan bahwa tempat-tempat hiburan malam tersebut, tentunya sangat terlarang bagi setiap anggota TNI maupun Polri.

“Operasi Gabungan Gaktib dan Yustisi ini akan terus kita lakukan, setelah didata dari 20 orang yang terjaring salah satunya wanita dibawah umur ini, proses selanjutnya kami serahkan kepada Sat Pol PP Kota Padang dan wanita dibawah umur tersebut kami serahkan kepada Dinas Perlindungan Anak,” tutup Dodi.

Amrin, warga  jalan Nipah Kota Padang, menyambut baik apa yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut. Menurutnya operasi-operasi semacam ini harus tetap dijalankan agar café-café yang diduga tempat maksiat dan narkoba tersebut dapat dibasmi.

“Kami sudah paham permainan ini, banyak oknum-oknum terlibat guna membekingi tempat hiburan malam tersebut. Apalalgi MP Karaoke, kami tahu betul ada oknum satpol PP yang menjadi beking tempat tersebut, sehingga pemiliknya sangat berani bahkan seperti menantang, bahwa tempatnya tidak akan pernah kena razia,” terang Amrin kepada sumbartoday.com

Sementara itu Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja  Kota Padang, yang baru saja dilantik, Al Amin, S.Sos, MM,  juga menegaskan bahwa pemerintah kota Padang melalui satuannya memiliki komitmen untuk penegakan Perda dalam rangka amar Ma’ruf Nahi Mungkar.

“Setiap café dan karaoke yang tidak memiliki izin akan kita tutup dan segel, sementara pihak yang kedapatan menjual minuman berakohol akan kita tindak sesuai aturan yang ada. Untuk itu pada kesempatan ini kami menghimbau kepada pemilik tempat hiburan malam yang tidak memiliki izin, agar segera mengurus izin nya. Karena jika tidak mengantongi izin penyegelan pasti kami lakukan,” tegas mantan kadis Lingkungan Hidup Kota Padang ini.

-Robbie Pratama-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *