Merasa Direndahkan, Puluhan Palatih dan Official Porprov XV Bukittingi, Lakukan Aksi Demo

oleh -1.404 views

Bukittinggi, Sumbartoday.com
Tidak terima akan perlakuan yang tidak adil dari Pemerintah Kota Bukittinggi terhadap bonus yang diterima, puluhan pelatih dan official kontingen Porprov XV Kota Bukittinggi, lakukan aksi protes ke Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi, Senin (31/12)

Menurut Afdal (nama samaran-red) mereka apa yang sudah dilakukan Pemko Bukittinggi, sudah merendahkan profesi pelatih dan official yang notabene merupakan ujung tombak keberhasilan seorang atlit.

“Bukannya kami tidak bersyukur akan bonus yang diberikan kepada kami, namun hendaknyanya mengacu pada bonus-bonus terdahulu, jikapun tidak berlebih, minimal disamakan. Pada Porprov lalu kami mendapatkan bonus 50 persen dari bonus yang didapat oleh atlit, namun saat ini malah menurun mendapat 35 persen lalu dipotong pajak 5 persen sehingga menjadi 30 persen,” jelas Afdal saat ditemu sumbartoday.com, Senin (31/12)

Sementara itu Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Ahmad Saimi yang menerima para pendemo menjelaskan bahwa segala sesuatu tentang bonus tersebut sudah menjadi keputusan walikota Bukittinggi.

“Ini sudah keputusan walikota, jadi kita hanya menjalankan saja. Seperti yang dijelaskan bahwa jika bonus  bonus diberikan seperti sebelumnya 50 persen, maka dana kita kurang sebanyak 100 juta, tetapi jika diberikan sebanyak 35 persen serperti saat ini, tentunya uang kita berlebih sebanyak 300 juta,” jelas Ahmad Saimi, yang tidak dipahami dan memicu kemarahan para pelatih dan official.

Tidak puas atas keterangan Kabid Pemuda dan Olahraga,  para pelatih dan official melanjutkan aksi mereka  kantor KONI Kota  Bukittinggi, untuk mendapat kepastian terkait permasalahan mereka.

“Dalam hal bonus ini, tentunya kami tidak dapat berbuat banyak,  sebab sudah menjadi kewenangan dan keputusan walikota. Namun permasalahan ini akan kami upayakan menyampaikannya kepada wakil walikota Irwandi, selaku ketua kontingen Porprov XV,” ucap Dhipa Arkendi, Ketua KONI Kota Bukittinggi.

Usai keluar dari kantor KONI Bukittinggi, para pelatih dan official membubarkan diri dan akan melanjutkan aksi demonya ke DPRD Kota Bukittinggi, Rabu 02 Januari 2019 nanti.

– Frans Fradinen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *