Kangkangi Gubernur Sumbar, Kabiro Humas Akui Pergub 30 Tahun 2018, Murni Tanggung Jawabnya

oleh

Padang, Sumbaratoday.com
Puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Sumatera Barat melakukan aksi damai ke Kantor Gubernur Sumatera Barat,  Rabu (12/9) siang.

Dengan melakukan long march dari Gor Agus Salim menuju Kantor Gubernur yang dikawal pihak kepolisian, rombongan aksi disambut Kepala biro Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal. Awalnya aksi nampak tegang, sebab Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang dihadapkan dapat bertemu tidak berada ditempat, disebabkan melakukan dinas diluar daerah.

Dalam aksi demo tersebut, massa Forum Wartawan Sumatera Barat ini, menuntut kepada Gubernur Sumbar, agar mencabut kembali Pergub No. 30 tahun 2018, yang dianggap mendiskreditkan jurnalis. Kemudian meminta dengan tegas kepada Gubernur untuk mencopot Kabiro Humas Pemprov Sumbar.

“Pergub ini tentunya sangatlah merugikan kami sebagai jurnalis, apalagi pihak pemprov hanya mengacu kepada edaran Dewan Pers, jelas ini tidak masuk akal dan menjadi akal-akalan,” jelas Herman Tanjung Ketua Forum yang ditemui sumbartoday.com, Rabu (12/9)

Herman juga menegaskan bahwa di negara ini, tentunya undang-undanglah yang lebih tinggi, bukan edaran Dewan Pers.

“Harusnya pihak pemprov selaku regulasi, harus mengacu kepada Undang Undang Pers Nomor 40 tahun 1999, yang nota bene menegasakan peran serta fungsi pers sesungguhnya. Untuk itu karena pergub ini sangatlah bertentangan dengan Undang-undang tersebut, maka kami meminta gubernur mencabut kembali pergub tersebut,” terangnya

Menanggapi tuntutan diatas, Kabiro Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal menyatakan bahwa Pergub Sumbar No.30 Tahun 2018 sepenuhnya merupakan tanggung jawab dirinya selaku Kabiro Humas dan bukan menjadi tanggung jawab Gubernur Sumbar.

“Gubernur hanya menandatangani Pergub ini, sedangkan substansinya merupakan ide dan menjadi tanggung jawab saya selaku Kabiro Humas Pemprov Sumbar. Jadi dalam hal ini gubernur tidak terlibat langsung, ini murni tanggung jawab saya,” jelas Jasman kepada perwakilan Forum yang melakukan mediasi.

Jasman juga menerangkan, bahwa untuk mencabut kembali pergub tersebut, pihaknya meminta waktu satu minggu untuk dipertimbangan.

“Saya berharap kepada rekan-rekan semua, kiranya dapat memberikan saya waktu satu minggu, guna mempertimbangkan kembali pergub ini. Untuk itu saya minta rekan-rakan dapat bersabar menjelang hari Rabu depan,” ucap Jasman didepan perwakilan Forum Wartawan Sumbar.

Sebelumnya beredar Peraturan Gubernur (Pergub) No. 30 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Gubernur Sumatera Barat No. 21 Tahun 2016 tentang Penyebarluasan Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang mana Dalam surat yang ditujukan kepada Dewan Pers Pusat, PWI Sumbar, AJI Sumbar, IJTI Sumbar dan Penanggungjawab media cetak dan elektronik di Sumbar harus memenuhi kriteria yang ada didalam Pergub tersebut diantaranya adalah :

  • Terdaftar di Dewan Pers dan minimal terverifikasi Administrasi.
  • Penanggungjawab Media dan / atau Penanggungjawab Redaksi harus telah dengan Kompetensi Wartawan Utama.
  • Berbadab Hukum yang masih berlaku.
  • Memiliki visi dan misi yang jelas.
  • Memiliki struktur Dewan Redaksi yang Aktif.
  • Memiliki NPWP yang masih terdaftar.
  • Memiliki nomor rekening yang aktif.
  • Memiliki SIUP dan TDP yang masih berlaku.
  • Biro Humas yang bekerjasama dengan satu perusahaan yang hanya berlaku untuk satu media.
  • Adanya perwakilan  Wartawan yang sudah memiliki surat tugas resmi dari media yang bersangkutan untuk ditempatkan pada Media Center kantor Gubernur Sumbar.
  • Wartawan yang bertugas di Media Center sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan memiliki sertifikat UK (minimal wartawan muda). Untuk wartawan yang ditempatkan oleh media di Media Center, paling lambat pada 1 Januari 2010 telah memiliki Kompetensi UKW.
  • Aktif melakukan penerbitan dalam 2 (dua) tahun terakhir.
  • Tidak didanai dan/ atau menerima dari pihak asin

 

– Budi Adrian –

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *