Kaller, Seninman Airbrush Kaos Sumbar

Category: Ragam 112 0

airbrush-kaos-kaller

PADANG, SUMBARTODAY – tinta beterbangan disehelai kaos polos, kian lama, kian jelas wajah Sikerei tokoh fenomenal asal Mentawai terlukis, kualitas gambar airbrush kaos polos karya seniman Rifki A Febri atau yang biasa disapa Kaller, memang sudah tidak diragukan lagi, jemari alumni Seni Rupa Universitas Negeri Padang ini memang lihai meracik dan menuangkan tinta kewadah manapun, tak terkecuali dimedia kaos polos.

Ide ini muncul bukan tanpa sebab, minimnya ivent untuk berkreasi bagi komunitas seni rupa Sumbar, membuat para seniman harus memutar otak dan menemukan ide kreatif, jika tidak, kita akan berkhianat terhadap ilmu seni rupa, dengan menekuni pekerjaan yang bukan bidang kita ungkap Kaller.

Menggeluti hobi sambil bekerja memang memiliki nilai kepusan tersendiri, alhamdulillah, untuk orderan airbrush kaos polos terjauh yang pernah dikirim, adalah ke negara kangguru Australia, ceritanya, warga Australia itu tidak sengaja melihat hasil karya yang saya posting dimedia sosial, setelah bertanya harga dan ongkos kirim, beliau lalu memesan airbrus kaos polos dengan motif lukisan wajah Istrinya, ungkap Kaller.

Karya seniman asal Sumatera Barat sebenarnya tidak kalah jauh jika dibandingkan dengan seniman dari daerah lain, namun, apalah artinya seniman tanpa ivent dan kompetisi, kami seperti mutiara yang terkubur didalam tanah. jika melihat daerah lain, Jogja atau Bali, wisatawan yang berduyun-duyun datang kesana tidak melulu tentang ombak dan pantai saja, banyak juga wisatawan yang datang untuk menikmati dan mengkoleksi karya seni, bukankah dengan banyaknya kunjungan wisatawan, akan mendatangkan pemasukan bagi daerah kedepanya, celoteh Kaller lebih lanjut kepada Sumbartoday.com di Studio Seninya yang beralamat dibelakang PT. Asia Biscuit Tabing, Padang.

Kaller hanylah salah satu contoh dari puluhan atau mungkin ratusan seniman yang mengeluhkan masih minimnya ajang untuk berkreasi bagi para Seniman di Sumatera Barat, ivent rutin bertema seni rupa memang masih jarang di ranah minang, jikapun ada, itu hanya dikelola oleh komunitas kecil saja, adanya publikasi dan perhatian dari Dinas terkait, diharapkan dapat mendongkrak wajah seni rupa Sumbar kedepanya. (Adi Prima)

 

 

 

 

 

 

Related Articles

Add Comment