Hebat, Sate KMS Diduga Jual Daging Babi

oleh -1.081 views

Padang, Sumbartoday.com
Diduga Sate KMS menjual daging babi di Kawasan Simpang Haru Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Pemilik serta dengan barang daganganya diamankan oleh Petugas Tim Gabungan, Selasa (29/1)

Dimana Tim Gabungan ini terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Dinas Perdagangan Kota Padang, SK4 Kota Padang dan jajaran TNI, Polri. Diduga daging yang dijual pedagang sate tersebut merupakan daging babi. Saat diamankan, pemilik maupun pedagang sate, mencoba menyembunyikan daging tersebut.

Namun, berkat kejelian petugas gabungan berhasil menemukan daging babi didalam got seputaran dapur pemilik sate yang berada didalam Asrama TNI AD Simpang Haru.

“Kita amankan, setelah Tim Gabungan menyelidiki terkait daging yang dijual pedagang. Satu bulan lamanya, petugas memastikan daging tersebut,” kata Kepala Dinas Perdagangan Padang Endrizal.

Endrizal menambahkan, sebelumnya petugas mendapat laporan dari masyarakat adanya dugaan pemilik sate yang dijual merupakan daging babi. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Kita sudah ambil samplenya. Hasilnya positif daging babi. Untuk itu, saat ini kita amankan dagangannya berikut pemilik dan pedagang” ujar Endrizal.

Setelah pengintaian dilakukan, sesuai dengan Standar Operasional (SOP), pihaknya harus mendapatkan tanda tangan dari pemilik ataupun pedagang sate.

“Saat kita periksa langsung ke tempat masak sate tersebut, kita menemukan puluhan tusuk sate yang dibenamkan ke dalam got dapurnya. Untuk barang bukti yang diamankan tersebut kita titipkan di Mako Satpol PP Padang. Sementara untuk pemilik maupun pedagang akan kita mintai keterangan di kantor,” katanya.

Plt Kasat Pol PP Padang Yadrison, membenarkan kejadian tersebut. Sebanyak 30 orang anggotanya diturunkan untuk ikut bersama Dinas Perdagangan Kota Padang dan Tim Gabungan TNI, Polri dalam melaksanakan penertiban terhadap pemilik sate.

“Ratusan tusuk sate yang diduga daging babi tersebut kita serahkan ke BPOM Padang, untuk gerobak beserta tendanya kita amankan terlebih dahulu ke Mako dan untuk orangnya sementara kita serahkan ke Dinas Perdagangan Kota Padang untuk pengembangan lebih lanjut” ujar Yadrion.

Hingga berita ini diturunkan, pedagang sate masih berada di Dinas Perdagangan Kota Padang untuk pengembangan dan diperiksa secara intensif.

-Robbie Pratama-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *