Damkar Padang Sosialisasikan Perwako tentang APAR

oleh
Fajar Sukma, Kabid proteksi dan Pengujian Dinas Damkar Kota Padang

Padang, Sumbartoday.com
Kepala bidang Proteksi dan Pengujian Dinas Damkar Kota Padang mengungkapkan upaya meningkatkan kewaspadaan bencana kebakaran, Pemko menerbitkan Peraturan Walikota Padang Nomor 34 Tahun 2018 tentang Mekanisme Penyelenggaraan Alat Proteksi harus memiliki Apar dengan melibatkan kelompok siaga bencana.

Selain itu, Damkar Padang akan menfasilitasi pelatihan dan sosialisasi bahaya kebakaran dengan menyediakan alat peraga dan juga instruktur.

“Kita welcome terhadap bahaya kebakaran, dengan meningkatkan kewaspadaan dini terhadap bencana,” katanya dalam press rilis di MC Balaikota, Rabu (10/10)

Lanjutnya, bencana Kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata tetapi juga tanggung pihak kelurahan dan masyarakat.

Fajar mengatakan, dalam beberapa pekan terakhir ini, eskalasi kebakaran mengalami peningkatan. Seperti yang terjadi belum lama ini di SPBU Jalan Sawahan Padang.

Fajar Sukma juga berpesan kepada masyarakat agar membantu melaporkan jika terjadi kebakaran. Hal itu guna mencegah potensi kebakaran yang lebih besar dan meminimalisir jatuhnya korban.

“Kami juga berharap kerja sama dari RT RW dan masyarakat agar langsung menghubungi call center kami di 0751-28558 jika terjadi kebakaran atau bencana lain,” pungkas Fajar Sukma

Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dini terhadap peristiwa kebakaran.

Berikut Peraturan Walikota Padang Nomor 34 Tahun 2018 tentang Mekanisme Penyelenggaraan Alat Proteksi Kebakaran
Pasal 4:
Ayat (1): Setiap bangunan gedung harus dilindungi dari bahaya kebakaran dengan memenuhi kewajiban persyaratan keselamatan bangunan gedung terdiri dari:
a. Kemampuan bangunan gedung terhadap muatan
b. Kemampuan bangunan gedung terhadap bahaya kebakaran; dan
c. Kemampuan bangunan gedung terhadap bahaya petir
Pasal 5
Ayat (1) Setiap bangunan perumahan dan bangunan dengan keramaian harus dilindungi dari bahaya kebakaran dengan kewajiban memiliki sistem proteksi aktif berupa APAR dan alat pemadam kebakaran lainnya yang tersandar dan mampu secara efektif mengatasi kebakaran.
Ayat (2) : Setiap bangunan perumahan baru diwajibkan menyediakan tempat penampungan air atau tedon (reservior) yang terjangkau dalam area perumahan yang berfungsi sebagai sumber air dalam
penanggulangan bencana kebakaran.
Pasal 6:
Ayat (1) Setiap kendaraan bermotor umum dan kendaraan bermotor khusus harus dilindungi dari bahaya kebakaran dengan kewajiban memiliki sistem proteksi aktif berupa APAR dan alat pemadam kebakaran lainnya yang berstandar dan mampu secara ke efektif mengatasi kebakaran.
Ayat (2) : Setiap kendaraan bermotor pribadi harus dilindungi dari
bahaya kebakaran dengan memiliki sistem proteksi aktif berupa APAR dan alat pemadam kebakaran lainnya yang berstandar dan mampu secara efektif mengatasi kebakaran.

– Budi Adrian –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *