Bawaslu Dharmasraya Gelar Apel Pasukan Pengawasan Anti Politik Uang

oleh -432 views

Dharmasraya, Sumbartoday.com
Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya gelar apel gabungan Patroli Pengawasan Anti Politik Uang, di Halaman kantor Bupati setempat, Jum’at (12/4).

Sebanyak 850 Pengawas TPS mengikuti Apel Patroli Pengawas Anti Politik Uang dan akan mulai bekerja pada masa tenang pemilu, Minggu 14 hingga pelaksanaan pemilu berakhir. Pasukan berkostum warna orange ini adalah orang-orang yang diberi mandat oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menjaga keamanan dalam pelaksanaan pemilu 17 April 2019 di 11 Kecamatan dan 52 Nagari di wilayah bumi mekar Dharmasraya.

Ketua Bawaslu Pemkab Dharmasraya Syamsurizal pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa apel ini guna mewujudkan Pemilu Berdaulat Negara Bermartabat, jujur dan adil. Pasukan ini adalah garda terdepan untuk membersikan paratek kecurangan pada hari pencoblosan 17 April nanti.

“Mereka akan ditempatkan di 667 TPS yang tersebar di Sebelas Kecamatan dan 52 Nagari di wilayah Dharmasraya dan kegiatan tersebut serentak dilaksanakan di seluruk Kabupaten dan Kota se-Indonesia,” terang Syamsurizal.

Pantauan sumbartoday.com, yang bertindak sebagai inspektur upacara pada Apel Patroli Anti Politik Uang Pada Masa Tenang Pemilihan Tahun 2019 Ketua Bawaslu Syamsurizal.

“Gerakan patroli pengawas ini dapat kita maknai sebagai gerakan etik dan moral yang berbasis pada keyakinan bawaslu bahwa Indonesia sanggup mendemonstrasikan suatu keunggulan berdemokrasi pada basis karakter sejati anak bangsa yang beradab, cinta perdamaian, menjunjung tinggi semangat kekeluargaan, menghargai setiap perbedaan diantara sesama anak bangsa,” katanya.

Lebih jauh dikatakan, tugas mengawasi masa tenang yang dimulai dari tanggal 14-16 April. Masa ini merupakan salah satu fase krusial dalam pelaksanaan yang akan menguji integritas anak bangsa termasuk di dalamnya bawaslu dan peserta pemilu.

“Masa tenang cendrung diwarnai dengan praktik-praktik kecurangan politik uang, propaganda isu sara, penyebaran berita bohong untuk saling menjatuhkan diantara sesama peserta ini diwaspadai,” terangnya.

Apel patroli pengawasan tersebut turut dihadiri Bawaslu Provinsi, kasubag Administrasi Mafral, Komisioner Kordiv Penindakan dan Penyelesaian Sengketa, Aldr Rado dan Laila Husni Kordiv Pengawasan Humas dan hubal, serta jajaran Satpol PP.

-Bambang Suparpto-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *